Saturday, October 09, 2010

Cosplay ~ everybody can cosplay rite?

Hi semua, uda lama gak nulis jadi niat pengen nulis artikel lagi yg sehubungan sama hobi ;D walau keliatan agak basi dikit soalnya gak jauh dari kultur yg lagi hangat hangatnya di indo. Yup cosplay yg merupakan singkatan dari (Costum Play) yg secara harafiah dijabarin seperti orang yang mengenakan kostum, tapi bukan sekedar menggunakan kostum. Tapi juga membawa karakter yg kita gunakan kostumnya. Jadi bukan Cuma asal pakai saja. Dan cosplayer  (orang yang ngecosplay) juga sebisa mungkin berpenampilan mendekati atau mirip dengan karakter yg di cosplaykannya, termasuk juga karakternya seperti barusan saya cerita diatas. Nah ngomongin cosplay pasti penasaran donk dari mana origin dan ide cosplay itu sendiri? (walau kalian tau juga kalau budaya cosplay dari jepang yg sudah jadi pop culture disana). Ok, hang out there and here we are guys. Silahkan duduk manis di monitornya dan mari berbagi pengetahuan.

Origin Of Cosplay
Cosplay pertama kali dikenalin dijepang sama seseorang bernama Nov Takahashi dari Studio Hard setelah ia mengunjungi kontes kostum di Los Angeles pada tahun 1984. Karena takjub dengan kontes tersebut pas dia balik ke jepang dia sering membuat liputan mengenai pesta kostum di majalah science fiction jepang.  Dan dimulai dari sinilah cosplay mulai dikenal oleh orang dan akhirnya menjadi trend. Padahal seperti yang saya jelasin kalau ini merupakan ide dari luar. Menarik sekali memang. Nah cosplay gak sekedar pake kostum, pose sana sini dan uda. Biasanya cosplayer wajib menjadi karakter yg dia perankan dengan kostum yang dia pakai (uda tau wal, kan uda dijelasin tadi di  awal awal ). Nah sudah tau originnya sekarang kita pindah ke istilah yang berhubungan dengan perCosplayan (lol, maksa banget kalimatnya ;p )

Istilah dalam Cosplay
Crossdress = Cosplay yg mengenakan kostum lawan jenis dan membawakan karakter yang dia bawakan.  Contoh





Crossplay = Hampir sama dengan Crossdress. Hanya saja umumnya para cosplay cewe yang mengenakan kostum dan role sebagai cowo tapi karakter cowonya berpenampilan cewe.





Tapi seiring pengetahuan dilapangan yang saya tahu. Crossdress identik dengan cowo yang pake kostum cewe dan Crossplay dengan cewe yang pake kostum cowo.

Original Cosplay = kostum biasanya menganut salah satu tema kostum dan sesuai dengan karakter yang dia bawakan. Biasanya beraliran lolita,gothic lolita, visual kei, original punk, atau mungkin menggabungkan semua koleksi kostum agar terlihat tampil beda dengan karakter yang bercampur merupakan sebuah nilai dan tantangan tersendiri bari para original cosplayer.




Untuk istilah yang berhubungan dengan cosplay (dan masih sangkut paut dengan dunia otaku) akan saya jelasin di page lain.  Oke, balik ke laptop


Trend Cosplay di Dunia,Jepang dan Indonesia
Karena cosplay kulturnya sudah mendunia sudah sewajarnya sudah menjadi trend. Dan karena perbedaan budaya tersebut pula lahirnya istilah aliran cosplay. Menganut West (gaya barat) atau East (gaya timu. In other means cosplay jepang). Perbedaan mendasar dari kedua aliran ini :


Karakter 
East : karakter basicnya dari anime,manga atau bisa original (karakter sendiri) memungkinkan semua orang untuk bisa cosplay walau Cuma pake seragam sekolah yang sedang ngetrend.


West : karakter yang basicnya sebagian besar dari game dan komik sekelas DC,Marvells, dan kawan kawannya. Atau sampai ke cerita khayalan.  Kebalikan dari aliran East, karakter di East menuntut kostum yang sangat cosplay dan tidak ada istilah original cosplay untuk yang satu ini. Dan juga terutama karena proporsi tubuhnya yang besar (bawaan gen uda dari sononya badannya besar besar) dan sangat sulit bagi kita yang orang asia biar bisa cosplay dari aliran West ini


Note : Di indonesia, kubu West sudah ada komunitasnya sejak event jakarta toys fair tahun lalu (berdasarkan informasi yang saya tahu) dan silahkan cek di Group FB dengan keyword West Cosplay indonesia
Ok, balik ke trend cosplay. Di jepang sendiri acara cosplay terbesar biasanya diadakan bersamaan dengan acara kayak expo video game, komik/doujinshi . untung event game biasa nama eventnya seperti Tokyo Game Show pasti banyak cosplayer dan yang gak kalah rame kalau sudah acara Comiket (singkatan dari Comic Market).  Diluar acara yang tadi disebutin  para cosplayer punya tempat ngumpul yang mungkin semua kita tau namanya, yup “Jembatan Harajuku” dan “Taman Ueno”  (just googling if you wanna know about it). biasanya tiap minggu mereka ngumpul buat mamerin hasil kostum buatan mereka dan foto bersama para kameramen yang selalu setia buat motret mereka. Dijepang mereka disebut kameko.


Dan perkembangan cosplay merambah hingga jadi bisnis yang menguntungkan. bagi para otaku yang mungkin sudah masuk ke level obsesi dengan chara kesukaan, mungkin bisa cari pelampiasan dengan mencari tempat seperti  cosplay cafe/maid cafe yang ada di distrik Akihabara yang sudah tentu dikenal sebagai surga buat para otaku. Keberadaan cosplay cafe/maid cafe sendiri lebih ditujukan sebagai fanservice bagi para otaku, jadi jangan heran jika yang datang main main ke cosplay cafe isinya macam macam orang yang  entah kenapa tiba tiba jadi pelayan. Dan maid cafe yang sudah tentu memanjakan para otaku yang fetish dengan orang yang berpakaian maid. Biasanya sih tipikal otaku creepy om om gitu. Dan sekarang nambah lagi butler cafe yang isinya sudah tentu cowo cowo cakep (yang kerjaannya juga cosplayer) yang ditujukan kepada konsumen cewe.

Nah sudah ngomongin di jepang, sekarang bagaimana dengan trend cosplay di indonesia? Di indonesia sendiri as you know Trend Cosplay booming kembali tapi kata orang orang tidak terjadi peningkatan dari  segi kualitas, tapi peminat cosplay makin banyak, jadi jangan heran banyak yang cosplay di tempat acara tapi gak jadi peserta :p . dan mungkin menurut saya, tahun ini cosplay didominasi dari genre Tokusatsu  such as Kamen Rider, Super Sentai, dan kawan kawan. Dan biasanya event cosplay diadain bersama dengan event yang ada sangkut pautnya dengan hal yang berbau jepang. Entah biasanya event Matsuri, atau acara yang punya tema jejepangan.  Dan bisa dibilang. Di indonesia hampir setiap 2 atau 3 bulan selalu ada event cosplay yang  puncaknya biasa pas hari libur sekolah. Terus apa di indonesia pernah ada event Cosplay sekelas level nasional? Jawabannya ada. Diadain sama Animax sebagai sponsor. Lupa temanya apa... cosplay heroes kalau gak salah.  Saya sih pengen banget di indonesia bikin event cosplay selevel nasional tapi jangan dijakarta donk, jakarta uda macet banget. Mending di bandung aja ?

(mudahan tulisan ini dibaca sama EO gitu terus direalisasiin. AMIN)
.. ngarep ~_~

Nah, terus kalau buat kalian pengen cosplay sih gak masalah juga, gak harus jadi fans yang sudah jago. Yang penting niat, tau karakter nya dan dengan sedikit budget/kemampuan. Ah iya, ada fakta menarik dari para cosplayer. Ada yang ngecosplay tapi dia sendiri bukan otaku, tapi karena dia suka dengan desain bajunya. Dan biasanya sih bikin kostum yang masuk kategori Original Cosplay. Tidak seperti diluarsana, dimana dalam lomba cosplay DIHARUSKAN kostum dibuat sendiri.  Di indonesia antara dibikin sendiri ke tukang penjahit. Tidak ada bedanya, Cuma yang penting niat tadi yang barusan saya bilang. Walaupun yang paling berkesan adalah dengan membuat kostum dengan tangan sendiri. Tapi dari temen temen saya yang cosplayer biasanya mereka pesan ke tukang jahit tapi properti bikin sendiri.  Atau beli dari yang sudah jadi kostumnya kemudian di costum sendiri dengan menambahkan sedikit aksesori atau pernak pernik semacamnya.


ah iya, ada pandangan dalam masyarakat terutama orang awam yang menganggap cosplay itu pointless, Cuma buat orang yg banyak duidnya, gak nasionalis karena ngikut budaya jepang, dan berbagai komentar negatif lainnya. Memang benar cosplay itu butuh uang, kan segala sesuatu itu beli bahan pake uang kan? Jadi masuk akal donk.. dan masalah nasionalis ini juga dulu bikin heboh di dunia maya waktu jadi topik perdebatan di kaskus yang sekarang threadnya di lock karena berbau SARA, ngomongin kalau orang yang cosplay, berdandan ala jepang jepang itu ngabisin duid, lebai, bikin malu sendiri.. sedangkan dia gak tau esensi apa maksud dari pernyataan tersebut. Nah lo? Cosplay kan seni? Dan itu adalah kostum.. jadi sudah ngatain para pemakai kostum termasuk tukang badut badut itu ? (walau gak dihitung sih ~_~ ) tapi secara tidaklangsung begitu.  Tapi disamping itu semua inti dari cosplay sendiri sih buat saya havefun dan semua orang bisa ikutan walau Cuma pake seifukunya atau Cuma pake gakuennya uda dianggap cosplay. Wkwkwkwkwk . gak lupa juga kalau ngecosplay gak menutup kemungkinan bisa ketemu teman  sesama otaku jadi serasa gak sendiri an dan bisa ngomongin hal yg interestnya sama dengan kita jadi nyambung, foto bareng dan masih banyak lagi.


Nah ada lagi point dalam niat orang ngecosplay yang isinya Cuma 3. Iseng iseng, pengen menang suatu event, atau having fun dengan kostum buatannya.  Diantara ketiga hal itu sih gak ada yang salah, tapi ada baiknya gak melupakan juga kalau kita cosplay itu having fun sambil ngeroleplay karakter kita, belum lagi kalau diajak sama komunitas cosplayer buat main cabaret bareng, atau sekedar ngumpul dan banyak macamnya. Intinya cosplay ini bisa kok buat semua orang, Cuma pandangan orang awam aja yang masih mengganggap para cosplayer ini orang aneh dengan dandan kayak gitu. Padahal itu kan sudah dari sana karakternya kayak begitu. Sama kayak orang main srimulat, yang wajahnya di dandani sedemikian rupa sampai ada yang bentuknya jadi kayak petruk. Dan cosplay juga merupakan bentuk dari seni yang mungkin Cuma sebagian orang yang paham bagaimana rasanya memerankan karakter yang kita buat, serta kostum yang kita buat sukses membuat orang terkesima, di foto oleh banyak orang dan karakternya dapet.

Itu baru cosplay yang sukses buat saya. Jadi jangan malu untuk bercosplay

Little Note : berhubung ada orang orang yang ngesalah gunain kata cosplay buat pamer ke orang orang, maka saya kasih sedikit notice tentang pelaku “kriminal” yang satu ini yang ngaku ngaku mereka adalah cosplayer tapi Cuma omong belaka.
Cosfaker  = orang yang mengaku cosplay dengan segudang pengalaman tapi begitu diperlihatkan foto cosplaynya itu bukan dia aka foto orang lain

News on Indonesiantunes.com